Kolaborasi Keren Anak dan Orang Tua

Asyiknya Kolaborasi dengan Ayah dan BundaKolaborasi, kerja bareng, atau kerja sama antara anak dengan orang tuanya, tak harus rumit, kok. Ada banyak kegiatan sederhana, tapi seru, yang bisa dilakukan di rumah! Anak mendapat pengetahuan, keterampilan baru, dan ikatan batin antara anak dengan ayah/bundanya bisa semakin erat.

Misalnya, menjemur baju bersama. Siapa sangka, menjemur itu tak sekadar menggantung. Ada teknik dan triknya, lho. Misal, menjemur baju sebaiknya dibalik: bagian dalam di luar. Kenapa? Supaya tak mudah kusam warnanya. Nah, anak dapat ilmu, bundanya pun terbantu. Semua senang. Hehehe.

Buku ini berisi 20 ide kegiatan yang bisa dilakukan di rumah. Dilengkapi dengan panduan alat/bahan yang diperlukan, tahapan pengerjaan (tugas anak dan tugas ayah/bunda), serta kolom penilaian. Komplet, kan?

Sebetulnya, saya nyaris batal mengerjakan naskah ini. Saat itu saya sempat mengalami masa kurang menyenangkan dengan kesehatan. Karena sudah janji pada Mas Dhidit, sang editor, saya mengajukan dua teman penulis untuk menggantikan saya. Eh, ternyata, teman-teman itu angkat tangan. Akhirnya, bismillaah, saya kembali ambil alih proyek ini. Rupanya, Allah SWT menakdirkan naskah ini rezeki saya.

Penulisan dimulai dengan membuat daftar kegiatan yang akan diangkat. Lalu, saya ajukan ke editor. Setelah sepakat, saya mulai menulis satu per satu item yang ada dalam daftar. Satu dua kali, kembali berdiskusi jika ada yang dirasa mengganjal. Contohnya, kegiatan mencuci kendaraan bersama ayah. Saya maunya mencuci sepeda motor, sebab tidak semua orang punya mobil, kan (meski akhirnya tetap mencuci mobil, sih, hehehe).

Asyiknya Kolaborasi dengan Ayah dan Bunda

Asyiknya Kolaborasi dengan Ayah dan Bunda

Saya juga mengandalkan hal-hal yang sering saya jumpai dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan dalam mengerjakan naskah ini. Bukankah menulis yang kita ketahui atau kuasai itu lebih baik? Alasan lain, kehidupan saya sederhana, di perumahan kecil, di kota kecil, jadi insyaAllah aneka kegiatan yang saya angkat membumi. *cieee. Iyaa, semisal membersihkan kipas angin. Hampir tiap rumah ada kipas anginnya, kan? Kenapa bukan membersihkan AC? Yah, sebab itu mah tugas jasa servis AC. Hihi.

Ketika menuliskan naskah ini, saya sembari mengingat keseharian anak saya. Terutama, anak kedua. *haaai, Kak Dzikri Walaupun laki-laki, dia tak jengah belanja kemiri dan cabai ke warung, piawai mengirisi lontong, mau mengangkati jemuran, dan lainnya. Karena bagi saya, tak ada perbedaan tugas antara laki-laki dan perempuan di rumah, semua harus bisa.

Jadi, saya berharap buku ini bisa memotivasi anak-anak untuk tak malu dan tak canggung membantu ayah/bunda di rumah. Meski di ilustrasi terlihat anak perempuan sedang menjahit kancing baju, bukan berarti anak laki-laki tak boleh mencoba!

Selamat beraktivitas seru, yaa! (Lia Herliana)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

 

Tiga Serangkai
Right Menu Icon