Belajar Melindungi Diri

“Jangan bicara pada orang asing, ya,” pesan saya pada anak-anak.

“Memangnya orang asing itu yang seperti apa, Bun?” tanya mereka. “Kenapa nggak boleh?”

Pernahkah Ayah dan Bunda mengalami situasi seperti ini? Beberapa kali saya mendapatkan kesulitan menerangkan pada si kembar (putri saya yang berusia 7 tahun) tentang pentingnya melindungi diri. Bahkan, untuk menentukan kriteria “orang asing” pun saya berhati-hati memilih kata. Mereka sangat kritis sehingga apa pun yang ditanyakan, bisa menjadi pertanyaan yang tak berujung.

Suatu hari, pucuk dicinta ulam pun tiba. Seorang editor dari Tiga Serangkai menghubungi saya. Kami berdiskusi banyak mengenai mendidik anak melindungi diri. Saya pun setuju untuk menggarap buku ini. Saya pikir, buku ini penting sekali untuk anak-anak seusia si kembar. Pun untuk orang tua lain di luar sana yang pernah mengalami kebingungan seperti saya.

Seri-Aku-Bisa-Melindungi-Diri

Singkat cerita, setelah melalui serangkaian proses, buku ini pun terbit. Terdiri atas 5 buah buku, masing-masing 2 judul cerita. Ayah dan Bunda bisa membacanya bersama anak-anak lalu membahasnya. Nah, apa sih yang bisa diperoleh dari buku ini?

Pertama, anak-anak belajar melindungi diri dari kejahatan seksual di luar maupun di dalam rumah. Mereka tahu bagaimana bersikap jika bertemu dengan orang asing atau bahkan orang terdekat yang sikapnya harus diwaspadai. Mereka juga belajar melihat tanda-tanda orang yang berlaku buruk.

Seri Aku Bisa Melindungi Diri

Kedua, buku ini merupakan media yang membantu orang tua menjelaskan pada anak-anak tentang pendidikan seks, dalam bahasa yang mudah dimengerti anak. Di dalam seri ini, orang tua bisa menjelaskan tentang khitan, beda laki-laki dan perempuan, adegan yang tidak boleh dilihat oleh anak-anak, hamil, dan alasan mengapa anak-anak harus berpenampilan sesuai jenis kelamin.

Seri Aku Bisa Melindungi Diri

Ketiga, anak-anak belajar berani jika menghadapi situasi darurat. Salah satu yang dibahas di seri ini adalah cara menghubungi nomor telepon darurat.

Keempat, anak-anak belajar bersikap di tempat umum supaya terhindar dari kejahatan seksual, misalnya dengan cara mengenakan pakaian yang cukup tertutup dan tidak berkeliaran sendiri saat berada di tempat umum.

Saya berharap, buku yang saya tulis ini bisa membantu orang tua menjelaskan pada anak-anak tentang pentingnya melindungi diri. Yuk, buruan dibeli semua judul buku ini ya. (Fita Chakra)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

 

Tiga Serangkai
Right Menu Icon